Fish

Selasa, 04 Desember 2012

Makalah Teori pembelajaran "Questioning skills


BAB I
PENDAHULUAN

Latar  Belakang
            Guru sering menggunakan pertanyaan untuk memastikan bahwa siswa penuh perhatian dan terlibat,. Misalnya, untuk memastikan bahwa siswa yang penuh perhatian, guru bisa meminta siswa "Apakah kau mendengarkan?" atau Untuk menilai apakah siswa telah memahami, guru juga bisa meminta dengan cara bertanya "Apakah Anda mengikuti saya?"
Namun, siswa mungkin berkata "Ya, saya mendengarkan" atau "Ya, saya telah memahami" hanya untuk menghindari rasa malu. Bandingkan pertanyaan-pertanyaan sederhana dengan orang-orang yang meminta siswa untuk meringkas apa yang dibahas atau meminta siswa untuk pendapat mereka tentang apa yang dikatakan. Salah satu tujuan pengajaran tidak hanya untuk mengevaluasi hasil belajar tetapi juga untuk membimbing siswa pada proses belajar mereka. Oleh karena itu penting bahwa, sebagai guru, kita mempertanyakan pemikiran siswa dan proses belajar. Untuk tujuan ini, kita bisa meminta siswa untuk menjelaskan bagaimana mereka tiba di jawaban kesimpulan mereka dan dengan berbuat demikian, seperti apa sumber daya yang mereka telah digunakan dan apakah sumber daya telah memberikan bukti yang cukup dll
Tujuan Masalah
Dari latar belakang masalah di atas, maka muncul tugas penulis untuk menjelaskan lebih jauh tentang Questioning skills
Karenanya penulis memberikan batasan masalah atas perincian bab, yakni :
1.      Apa yang di maksud dengan Questioning Skils (keterampilan bertanya) ?
2.      Apa perbedan keterampilan bertanya tingkat dasar dan keterampilan bertanya tingkat lanjut ?
3.      Bagaimana dampak Questioning Skills terhadap peserta didik
BAB II
PEMBAHASAN
.A. keterampilan bertanya (questioning skills)
Keterampilan dasar mengajar merupakan keterampilan yang harus di miliki oleh guru dalam proses belajar mengajar guna menciptakan pembelajaran yang efektif. Moh Uzer Usman (2009: 74-108) mengemukakan setidaknya ada 8 keterampilan dasar mengajar yang sangat bereperan dalam proses belajar mengajar yang menentukan kualitas pembelajaran, salah satu di antaranya :
-          keterampilan bertanya atau di sebut dengan questioning skills,
            Keterampilan bertanya mereupakan keterampilan yang harus di perhatikan oleh guru karena bertanya dapat di jadikan stimulus bagi guru untuk mendorong peserta didik untuk berpikir sehingga akan menimbulkan proses belajar yang efektif. Dalam hal ini keterampilan bertanya adalah keterampilan seorang guru dalam memberikan pertanyaan berupa ucpan verbal yang di tujukan kepada peserta didik untuk minta jawaban. Pertanyaan yang di ajukan adalah yang berhubungan dengan pengetahuan atau hal-hal yang di pertimbangkan dalam proses belajar mengajar.
Salah satu teknik interogasi yang umum digunakan adalah dengan menggunakan pertanyaan 5W dan 1H: Siapa, Apa, Dimana, Kapan, Mengapa dan Bagaimana. Sedangkan teknik interogasi berguna sampai batas tertentu, sebagian besar pertanyaan 5W cenderung dekat berakhir dan memperoleh respon faktual. Meskipun respon faktual yang diperlukan, sebagai guru yang baik kita perlu meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi juga. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini akan menggunakan taksonomi Bloom keterampilan berpikir sebagai pedoman untuk mengajukan pertanyaan. Salah satu tujuan pengajaran tidak hanya untuk mengevaluasi hasil belajar tetapi juga untuk membimbing siswa pada proses belajar mereka. Oleh karena itu penting bahwa, sebagai guru, kita mempertanyakan pemikiran siswa dan proses belajar.
Untuk tujuan ini, kita bisa meminta siswa untuk menjelaskan bagaimana dengan jawaban mereka, kesimpulannya kita akan tahu seperti apa sumber daya yang mereka telah gunakan dan apakah sumber daya yang telah diberikan dengan bukti yang cukup dll.

B. Perbedaan keterampilan bertanya tingkat dasar dan keterampilan bertanya tingkat  lanjut?
Keterampilan bertanya dibedakan atas keterampilan mengajar bertanya tingkat dasar dan keterampilan mengajar bertanya tingkat lanjut. keterampilan mengajar bertanya tingkat dasar mempunyai komponen dasar yang perlu diterapkan dalam mengajukan segala jenis pertanyaan. keterampilan mengajar bertanya tingkat lanjut merupakan lanjutan keterampilan bertanya tingkat dasar dan berfungsi mengembangkan kemapuan berfikir siswa dan mendorong mereka agar mengambil inisiatif sendiri.
   Komponen-komponen keterampilan bertanya
a)      Keterampilan bertanya tingkat dasar
·   Menggunakan pertanyaan yang jelas dan mudah di tangkap oleh siswa
·   Pemberian acuan, sebelum memberikan pertanyaan
·   Pemindahan giliran, dalam bertanya maupun dalam menjawab pertanyaan bagi siswa
·    Penyebaran, dalam bertanya dan menjawab pertanyaan hendaknya di buat merata, atau acak.
·   Pemberian waktu berfikir, setelah membrerikan pertanyaan guru harus memberikan jeda waktu untuk berfikir
·  Pemberian tuntutan, khususnya pada siswa yang memberikan jawaban yang salah, untuk menemukan jawabanya sendiri.



b)      Keterampilan bertanya tingkat lanjut
·  Mengubah tingkat kognisi dalam memjawab pertanyaan. Dalam mengajukan pertanyaan guru hendaknya mengubah tuntutan tingkat kognisi dalam menjawab pertanyaan dalam tingkat yang paling rendah.
·   Pengaturan urutan pertanyaan, guru dapat mengatur urutan pertanyaan yang diajukan kepada siswa.
·   Penggunaan pertanyaan pelacak, digunakan saat siswa menjawab pertanyaan sudah benar namun masih bias di tingkatkan.
·  Peningkatan terjadinya interaksi, khususnya kepada siswa dengan siswa dan guru hendaknya menguranga perannya dalam penanya sentral.


C. Dampak Questioning Skills terhadap peserta didik?

Dalam proses belajar mengajar , keterampilan bertanya yang baik akan memberikan dampak positif kepada peserta didik, hal ini di ungkapkan Moh. Uzer Usman (2008:74) dampak positif yang timbul adalah :
1.      Meningkatkan partisispasi peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar.
2.      Membangkitkan minat dan rasa ingin tahu peserta didik terhadap suatu
masalah yang sedang dihadapi atau dibicarakan.
3.      Mengembangkan pola dan cara belajar aktif dari peserta didik, sebab berfikir itu sendiri sesungguhnya adalah bertanya.
4.      Menuntun proses berfikir peserta didik sebab pertanyaan  yang baik akan membantu peserta didik agar dapat menentukan jawaban yang baik.
5.      Memusatkan perhatian peserta didik terhadap masalah yang sedang di bahas.
6.      Mendiagnosis kesulitan-kesulitan khusus yang menghambat siswa dalam belajar.
7.       
BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
·         Keterampilan bertanya mereupakan keterampilan yang harus di perhatikan oleh guru karena bertanya dapat di jadikan stimulus bagi guru untuk mendorong peserta didik untuk berpikir sehingga akan menimbulkan proses belajar yang efektif



DAFTAR PUSTAKA
Adapted from the Ohio Department of Education, Instructional Management System.
http://www.exforsys.com/career-center/questioning-skills.html

0 komentar:

Poskan Komentar